NEWS UPDATE :  
CALL CENTER / NOMOR PENGADUAN IJAZAH DI MENU KONTAK

Berita

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

NASKAH PIDATO

MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

UPACARA BENDERA HARI PENDIDIKAN NASIONAL

2 MEI 2026

 

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua,

Shalom, Om swastiastu,

Namo budhaya, Salam kebajikan, Rahayu,

Yang terhormat,

Para tokoh pendidikan, para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan. Para pelajar, anak-anak Indonesia hebat di tanah air dan di mancanegara.

Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita bersyukur atas rahmat, nikmat, dan karunia yang dilimpahkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada kita semua dan kepada bangsa Indonesia. Puji syukur, alhamdulillah, atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, kita dapat memperingati Hari Pendidikan Nasional dalam keadaan sehat walafiat dan kehidupan bangsa dan negara yang aman, rukun, dan damai.

Bapak, Ibu, Pelajar dan seluruh insan pendidikan yang budiman,

Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Bapak

Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, meletakkan dasar dan nilai pendidikan dengan sistem among; asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan, pembinaan).

Sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa. Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya. Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat.

Berdasarkan landasan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sebuah adagium populer menyebutkan: jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran Mendalam adalah ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional.

Untuk melaksanakan Pembelajaran Mendalam sebagaimana mestinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis: Pertama, Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Revitalisasi dan digitalisasi dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana yang memadai. Berbagai teori pendidikan menyebutkan bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan sarana yang memadai merupakan faktor penting yang mendukung motivasi dan keberhasilan belajar. Pada tahun 2025, Program Pembangunan dan Revitalisasi telah dilakukan untuk 16.167 satuan pendidikan. Program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif digital (PID) telah didistribusikan dan dipergunakan di lebih dari 288.000 satuan pendidikan.

Kedua, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada guru sebagai teladan, agen pembelajaran dan peradaban. Guna memenuhi kualifikasi guru, Pemerintah memberikan beasiswa 3.000.000 rupiah tiap semester untuk guru-guru yang belum berpendidikan Diploma IV/Strata 1 (S1) melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL) di kampus yang memenuhi ketentuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pada tahun 2025, beasiswa dialokasikan untuk 12.500 guru dan pada tahun 2026 untuk 150.000 guru. Para guru juga mendapatkan berbagai pelatihan seperti Pembelajaran Mendalam, Bimbingan Konseling, Koding dan Kecerdasan Artifisial, Kepemimpinan Sekolah, dan Bahasa Inggris. Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi, di mana nominal tunjangannya telah dinaikkan dan kini ditransfer langsung setiap bulan. Guru honorer juga mendapatkan insentif setiap bulan. Semua kebijakan dimaksudkan agar guru dapat melaksanakan tugas dengan tenang dan baik.

Ketiga, Pembelajaran Mendalam juga perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik, sosial, dan spiritual. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto tentang budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), kita bangun atmosfer sekolah sehingga bisa menjadi rumah kedua bagi semua murid. Sekolah adalah sarana membangun integrasi dan kohesi sosial melalui layanan pendidikan yang inklusif, holistik, dan saling menghormati. Diperlukan usaha bersama agar sekolah bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan. Termasuk program penguatan karakter adalah penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Makan Bergizi Gratis (MBG), Pagi Ceria, Upacara Bendera, Pramuka untuk pembentukan jiwa dan kepemimpinan, dan berbagai penguatan karakter melalui experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman) dan hidden curriculum (kurikulum tersembunyi). Kementerian juga meluncurkan album lagu anak dan lagu-lagu yang menumbuhkan semangat dan hidup rukun, toleransi, dan saling menghormati. Melalui lagu, nilai-nilai utama dapat terinternalisasi ke dalam jiwa dan kepribadian.

Keempat, meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan  literasi  dan  numerasi,  STEM  (Sains,  Teknologi,  Enjinering,  dan

Matematika) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain untuk mengetahui kemampuan akademik secara individual dan kelembagaan, TKA juga menjadi alat evaluasi untuk intervensi peningkatan mutu pendidikan, dan salah satu aspek penilaian untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Berbagai lomba olahraga dan seni diselenggarakan untuk mengembangkan bakat dan minat serta jiwa kesatria.

Kelima, bagaimana memberikan kesempatan pendidikan yang luas, dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel. Mereka yang tidak dapat belajar karena faktor ekonomi, domisili, budaya, keamanan, keadaan fisik, dan faktor penghambat lain, dibukakan kesempatan melalui sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh (PJJ), komunitas belajar, sekolah terbuka, dan layanan pendidikan lainnya. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga memberikan layanan untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan peningkatan sekolah inklusi, sekolah luar biasa, dan pendidikan inklusi berkeadilan berbasis masyarakat.

Bapak, Ibu, para pelajar dan insan pendidikan yang budiman

Dalam 18 bulan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah meletakkan fondasi ‘pendidikan bermutu untuk semua’ melalui berbagai regulasi dan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, dan lembaga-lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan. Kementerian menyampaikan terima kasih kepada lembaga-lembaga mitra di dalam dan luar negeri yang selama ini telah bekerja sama dengan baik.

Akhir kata, berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa tiga M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus. Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh, Om santi santi santi om,

Namo budhaya, Salam kebajikan, Rahayu.

 

Setiap tahun pada tanggal 2 Mei, ada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kemendikdasmen telah mengumumkan tema dan logo Hardiknas 2026.
Mengutip dari Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap tanggal 2 Mei merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah Republik Indonesia terhadap pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 mengangkat tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua".

Peringatan Hardiknas sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa besar Ki Hadjar Dewantara, yang lahir pada 2 Mei 1889, sebagai pelopor pendidikan nasional yang meletakkan dasar penting bagi lahirnya sistem pendidikan yang memerdekakan dan membangun karakter bangsa.

Hardiknas tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Visual dan Filosofi Logo Hardiknas 2026
Logo Hardiknas 2026 merepresentasikan semangat di Hari Pendidikan Nasional sekaligus menggambarkan arah transformasi pendidikan melalui program prioritas Kemendikdasmen, yaitu revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, dan kesejahteraan guru. Ini visual logo Hardiknas 2026.

Berikut filosofi logo Hardiknas 2026

a. Figur berwarna biru
Siluet manusia yang bergerak dinamis yang penuh semangat mencerminkan semesta yang siap berperan aktif dalam mendukung dan berkontribusi demi mewujudkan visi #PendidikanBermutuUntukSemua.

b. Lengkungan elips yang mengitari bagian bawah
Garis lengkung yang mengitari logo melambangkan gerak maju, pelindungan, dan kesinambungan. Ini merepresentasikan revitalisasi satuan pendidikan melalui perbaikan sarana prasarana, penguatan ekosistem sekolah, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia.

c. Warna biru dominan
Warna biru dominan melambangkan kepercayaan, kecerdasan, profesionalisme, dan masa depan cerah.

                  

                                                         

 

 

                     

 

 

Berita Terbaru

HARI KEBANGKITAN NASIONAL

RAPAT KELULUSAN SMKN 1 ABUNG SELATAN TA 2025-2026

Pengumuman Kelulusan 2025/2026

PANDUAN PENGUMUMAN KELULUSAN ONLINE 2025-2026

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Hari Buruh Internasional

Kontak Kami
Alamat :

Jl. Pemuda No. 1 Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara , Lampung - Indonesia

Telepon :

(0724)3260151

Email :

Absel_smkn@yahoo.com

Website :

https://smkn1abungselatan.sch.id

Media Sosial :
Statistik Pengunjung